Senin, 29 Oktober 2012

Menghasilkan Foto Bunga yang tidak Seperti Biasanya

Untuk mengasilkan foto Alam yang indah, entah itu pegunungan, landscape, underwater, maupun binatang, jangan samapi menggunakan teknik (dalam arti cara mengambil/sudut pengambilan ) gambar, yang sama dengan apa yang anda lihat di buku ataupun kepunyaan orang lain. Tapi dengan teknik sederhana, bisa menghasilkan teknik baru yang bisa dikembangkan sendiri dan menghasilkan gambar yanng luar biasa. Berikut adalah beberapan tips untuk mengambil gambar alam, agar beda dari gambar kebanyakan.


Tips Foto Alam secara Umum



Gunakan eksternal shutter

Dengan adanya eksternal shutter ini, tombol shuter yang biasanya ada di sebelah kanan atas camera, bisa dipindah kemanapun anda suka. Ada 2 macam eksternal shuter (kabel dan tanpa kabel), untuk memudahkan pekerjaan anda, lebih baik gunakan yang tanpa kabel, meski harganya lebih mahal dari yang menggunakan kabel, tapi membuat fotografer lebih nyaman dalam menggunakannya.

Penggunaan eksternal shuter ini sangat membantu menghasilkan jepretan yang maksimal, karena tanpa kita sadari, meski ketika melakukan jepretan dengan shuter key bawaan, posisi kamera bisa geser beberapa mili meter, dan itu bisa mempengaruhi kualitas hasil jepretan kita, aplagi yang menggunakan lensa makro.

tips : jika tidak mampu membeli / lupa membawa eksternal shutter, gunakan mode auto shutter, jadi ada selang beberapa detik gambar akan dijepret, setelah shutter key kamera ditekan, untuk pertama penggunaan memang sangat tidak praktis, tapi jika anda sudah terbiasa, maka cara ini sangatlah membantu. 

Tripod adalah teman eksternal shuter


Menggunakan eksternal shuter, tanpa didampingi tripod, justru malah mengganggu fotografer itu sendiri

Ingat : penggunaan eksternal shutter, hanya digunakan ketika kamu menggunakan tripod atau alas lain untuk kamera.

Memfoto Bunga

Untuk menghasilkan gambar bunga yang berbeda, perhatikan beberapa kalimat dibawah ini.

Jangan mempotret sambil berdiri, hal tersebut akan memberikan kesan yang biasa saja pada bunga tersebut. Sebagai fotografer, bersedialah untuk mengorbankan diri anda, paling tidak lutut anda, untuk mengambil foto bunga dari sudut lain yang lebih ekstrim, bandingkan kedua ga,mbar tersebut, dimbil sambil berdiri, dan dari sudut lain, manakah yang mempunyai harga jual lebih tinggi.

Close up bunga, untuk mengambil close up bunga yang baik, gunakannlah lensa makro, dengan lensa ini, gambar akan lebih dekat, meski tanpa zoom.

Waktu yang baik, untuk mempotret bunga adalah, ketika sehabis hujan dan siang hari ketika mendung. Itu adalah waktu terbaik yang didambakan fotografer bungan setiap waktu. Sehabis hujan, ketika titik-titik air masih menempel di beberapa bagian bunga, akan menghasilkan efek yang indah dipandang mata, ditambah dengan pencahayaan yang cukup, akan membuat gambar lebih bagus hasilnya. dan waktu siang ketika mendung, adalah waktu yang paling banyak digunakan fotografer profesional untuk mengabadikan bunga-bunga, cek saja, di wallpaper, majalah, atau media lainnya. Rasakan mendung dan siang yang menyatu di foto tersebut.
tips untuk waktu setelah hujan : kamu bisa menciptakan hujan bohongan dengan menggunakan semprotan air, semprotkan beberapa air pada bunga, lakukan close up sedemikian rupa, shoot, dan jadilah objek yang indah.
Alternatif tripod, adakalanya kebun bunga, yang melarang untuk menggunakan tripod, pada ini sangat penting digunakan untuk potret dalam mode landsape, mempotret kebun bungan secara keseluruhan. Alternatifnya, cari pijakan lain, gunakan alas/ pagar bunga sebagai pengganti tripod anda, pastikan kamera bisa berdiri tegak, sudut pas 90%, dan aman, tapi jika tidak ada satupun alternatif tersebut, gunakan lutut anda sebagai kaki kamera, maka hasilnya pun akan sama juga.

Tempat penuh bunga, tentu saja, untuk mempotret bunga, kita harus mencari tempat yang penuh dengan bunga, pasti pikiran kamu mengarah ke taman bunga, atau kebun bunga. Tapi bagi kamu yang hanya menginginkan sesuatu yang gratis, bahkan dibela-bela sampai ke hutan. Altenatif lain untuk mempotret macam-macam bungan tanpa biaya adalah toko bunga, apalagi toko bunganyang memajang macam-macam bunganya didepan toko. Dengan menggunakan teknik memotret diatas, maka kamu akan menghasilkan foto bunga yang indah dan beda dari biasanya.

Menangkap angin, angin bisa jadi musuh yang besar bagi para fotografer bunga, apalagi ketika gambar sudah siap di shoot, tapi tiba-tiba angin behembus dengan keras ke arah bunga itu, maka hanya  akan menghasilkan gambar motion blur. Untuk mngatasinya, gunakan tubuh kamu yang kuat, cari tahu dari arah mana angin datang, halangi angin tersebut dengan tubuh kamu sehingga tidak akan bisa mengenaik objek bunga kamu

tips : jika angin tidak bisa ditangkap : mau tidak mau kamu bergabung dengan angin tersebut, objek yang direncanakan adalah bunga, tapi karena angin sedang ganas-ganasnya, ubah objeknya menjadi angin. Sehingga hasilnya, kamu akan memfoto bunga yang melambai-lambai, ditiup oleh angin.
Sekiranya tips tersebut berguna bagi kamu yang baru saja mendalamii hobi fotografi, mungkin ada yang ingin menambahkan, silahkan reply, akan kami riset apakah sesuai dengan hasilnya.

Translate This Web

Popullar Entry

Diberdayakan oleh Blogger.

Support By

Search

Tempat Lain

1001Shortcuts Owner

Yussan biasa dipanggil, saat ini masih menempuh pendidikan S1 Teknik Informatika di STMIK Amikom Yogyakarta

Pasang Link Kami

Photobucket